Pages - Menu

Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Sunday, October 16, 2011

Inikah Wajah Asli Monalisa?


Tidak punya alis bukan suatu hal yang aneh bagi perempuan masa kini yang gemar bersolek. Mencukur habis rambut di atas mata itu sengaja dilakukan agar mempermudah mereka melukis alis yang melengkung sempurna di pagi hari yang sibuk. Tapi Mona Lisa bukan perempuan masa kini. Istri pedagang dari Florentine yang dilukis oleh Leonardo Da Vinci itu hidup pada abad ke-16. Sehingga muncul berbagai pertanyaan mengapa wanita dalam lukisan itu sama sekali tak memiliki alis, bahkan bulu mata.

wajah monalisa

Beberapa peneliti menyatakan bahwa mencabuti rambut di wajah adalah praktek umum bagi wanita beradab pada masa itu. Sebab, rambut itu dianggap tak elok dilihat. Tentu saja penjelasan ini tak memuaskan banyak penikmat senyum wanita yang penuh tanda tanya itu. Pascal Cotte adalah salah seorang di antaranya. Warga Paris ini kerap bertanya-tanya mengapa Mona Lisa berbeda dengan lukisan sang maestro lainnya. Da Vinci selalu menggoreskan alis dan bulu mata pada semua lukisannya.

Karya Da Vinci yang paling terkenal ini memang bukan barang baru buat Cotte. Pada 1969, Cotte kecil meminjam kartu pass Metro milik ibunya dan pergi ke Museum Louvre untuk melihat sendiri apa yang disebut ibunya sebagai lukisan terindah di dunia. Bocah 11 tahun itu berdiri berjam-jam di depan lukisan etrsebut, sangat lama sehingga seorang penjaga museum menawarkan kursinya.

Sudah 35 tahun berlalu, Cotte--yang kini seorang insinyur teknik--kembali menghabiskan tiga jam di depan lukisan itu. Namun, kali ini ia membawa sebuah kamera raksasa dan izin untuk mengeluarkan lukisan itu dari bingkai dan kotak pengamannya. Foto-foto hasil jepretan Cotte, termasuk mata, mulut, dan tangan yang diperbesar 20 kali lipat, dipamerkan di Metreon, San Francisco, Amerika Serikat.

Foto mata yang diperbesar itulah yang akhirnya menjawab pertanyaan Cotte. Ketika meneliti foto itu, ia menemukan selembar rambut di dahi kiri Mona Lisa, bukti sesuatu yang dulunya alis. Ada kemungkinan alis ini hilang karena pigmen cat memudar atau terhapus gara-gara upaya restorasi yang ceroboh. "Saya adalah seorang insinyur dan saintis. Bagi saya, semua harus masuk akal," ujarnya. "Tidak masuk akal bahwa Mona Lisa tidak punya alis atau bulu mata. Saya menemukan selembar rambut alisnya."

Selain menemukan alis, Cotte menciptakan reproduksi yang disebutnya definisi tinggi yang paling akurat dari lukisan yang berumur 500 tahun itu. Berkat teknik pemindaian gambar 240 juta piksel yang memakai 13 spektrum warna, termasuk ultraviolet dan inframerah, Cotte bisa menampilkan warna asli lukisan itu ketika baru selesai dikerjakan Da Vinci.

Cotte mengatakan pemindaian digital ultradetail lukisan itu memungkinkan ia menggali secara efektif menembus tumpukan cat yang berlapis-lapis dan melihat wajah asli Lisa Gherardini, wanita dalam lukisan tersebut. "Cukup dengan satu foto, Anda bisa lebih mendalami konstruksi lukisan itu dan mengerti bahwa Leonardo adalah seorang jenius," kata Cotte dalam pembukaan pameran "Da Vinci: An exhibition of Genius" di San Francisco, Rabu lalu.

Kamera supercanggih yang lahir dari keahlian Cotte dalam bidang optik dan cahaya itu membantunya memeriksa lukisan yang menjadi obsesinya. Pria 49 tahun itu memperkirakan tak kurang dari 3.000 jam dihabiskannya untuk menganalisis data hasil pemindaian Mona Lisa yang dibuatnya di laboratorium Louvre pada tiga tahun lalu.

Sensor pendeteksi cahaya dari spektrum warna sampai inframerah dan ultraviolet yang tak terlihat mata manusia itu juga mengungkapkan berbagai detail yang hilang dari lukisan tersebut. Gambar zoom in ini membuat Cotte bisa melihat perubahan posisi tangan kanan istri Francesco del Giocondo itu, yang terletak persis di perutnya.

Sebelum Mona Lisa, tidak pernah ada lukisan potret dengan posisi tangan seperti itu. Meski tak mengetahui alasan Da Vinci, banyak pelukis yang meniru posisi tersebut.

Cotte menemukan pigmen yang berada di bawah pergelangan tangan kanan sama persis dengan gambar selimut yang menutupi lutut Mona Lisa. Hal itu menjelaskan bahwa lengan bawah dan pergelangan tangan tersebut memegang satu sisi selimut. "Pergelangan tangan kanan itu terletak jauh di atas perutnya," kata Cotte. "Tapi, jika dilihat lebih dalam memakai inframerah, Anda akan tahu bahwa ia memegang selimut dengan pergelangan tangannya."

Gambar inframerah itu juga mengungkapkan sketsa yang berada di bawah tumpukan lapisan cat dan pernis. Cotte menyatakan hal itu menunjukkan bahwa Da Vinci juga manusia. "Jika memperhatikan tangan kirinya, Anda bisa melihat posisi pertama jari jemarinya serta mengubah pikiran dan melukisnya dengan posisi lain," katanya. "Bahkan Da Vinci pun punya keraguan."

Hasil analisis Cotte juga mengungkapkan warna asli lukisan itu. Waktu, pernis, dan restorasi menyebabkan lukisan yang kini tersimpan di balik kaca antipeluru itu tampak penuh dengan warna hijau gelap, kuning, dan cokelat.

Namun, foto digital 22 gigabita yang dihasilkan 13 filter warna berbeda, bukan filter tiga atau empat warna yang biasa ditemukan dalam kamera digital pasaran, mengembalikan warna asli lukisan itu. Dalam bentuk aslinya, Mona Lisa memiliki warna biru terang dan putih cemerlang. "Bagi generasi mendatang, kami menjamin Anda akan bisa melihat warna asli lukisan itu," ujar Cotte.

Meski sejumlah sejarawan seni mengungkapkan skeptisisme atas temuannya, Cotte berharap teknik baru ini bisa digunakan sebagai panduan bagi restorasi beragam lukisan kuno di masa depan. Setelah memindai Mona Lisa, Cotte membuat foto dengan resolusi supertinggi dari 500 lukisan, termasuk karya Van Gogh, Brueghel, Courbet, dan pelukis Eropa lainnya. "Untuk mengkomunikasikan warisan budaya bagi anak-anak kita, kami perlu menyediakan informasi sebanyak-banyaknya," ujar Cotte.

Friday, September 23, 2011

6 Peninggalan Purba Yang Diduga berkaitan Dengan Alien


1.Anticythère Mechanics

Tahun 1900 ditemukan sebuah logam yang membatu yang berusia sekitar 2000 tahun disebuah kapal karam di pulau Antikythera Yunani, 50 tahun kemudian benda tersebut dilihat dengan sinar X dan menemukan bahwa benda tersebut merupakan sebuah alat mekanik seperti mekanik pada jam tangan, penemuan ini membuat para ahli arkeologi kebingunan, karena pada saat itu bangsa yunani tidak akan mungkin membuat benda mekanik serumit itu.

2.Piramid Teotihuacan
Menurut legenda, pyramid Teotihuacan dibangun oleh dewa dengan ukuran raksasa diakhir masa kehancuran Bumi, peradaban seperti Aztec, Maya, India kuno, Arizona Utara percaya bahwa dunia ini sudah dihancurkan sebanyak 4 kali dimasa lalu, satu oleh Es, satu oleh api, satu oleh air, dan satu oleh gempa, dan pyramid Teotihuacan merupakan salah satu dari masa-masa itu.

3.Nazca airport
Para ahli telah menyimpulkan bahwa Garis-garis Nazca dibuat untuk sesuatu diatas sana, karena tak mungkin melihat simbol-simbol tersebut dari bumi. Namun yang paling baru adalah, spekulasi bahwa garis-garis Nasca adalah sebuah landasan semacam pesawat terbang, karena mempunyai panjang bermil-mil dan percaya atau tidak sangat lurus. Bahkan disebuah bukit terdapat garis menyerupai jalan yang nampaknya susah untuk dibuat dengan peralatan seadanya, karena mampu membuat jalan itu berada diatas bukit dengan permukaan yang sangat rata. Sangat berbeda bila dibandingkan dengan bukit-bukit yang ada disekitarnya (mempunyai puncak kerucut).

4.Naskah Kuno Tentang Piring Terbang Di India
Dalam naskah india kuno yang berumur 5000 tahun, terdapat sebuah deskripsi yang menakjubkan tentang mesin terbang, pada waktu itu mereka mengenal benda bernama Rukma Vimana yang dideskripsikan terbuat dari logam, berapa ukurannya dan bagaimana cara kerjanya. Bahkan dalam naskah tersebut diceritakan bagaimana peperangan dengan mesin-mesin terbang yang menghancurkan seluruh kota.

5.Jepang
Seperti di India, di Jepang juga ada catatan kuno yang menggambarkan adanya piring terbang.

6.Lukisan Gua Di Italia, Amerika dan Australia



Di salah satu gua di italia, terdapat lukisan purba yang berumur ribuan tahun tentang dua orang yang menggunakan helm astronot , di amerika disebuah bukit sego canyon di Utah, terdapat lukisan-lukisan aneh di dindingnya yang berupa makhluk-makhluk yang memiliki antenna dikepala dan memakai helm, sama seperti yang ditemukan di Australia. Jika lukisan-lukisan dinding ini adalah murni karangan para manusia purba, darimana mereka dapatkan inspirasi atau ide bentuk-bentuk seperti itu ?

Sunday, May 22, 2011

8 Gua Yang Eksotik , Peninggalan Peradaban Tinggi Manusia

1. Petra, Jordan

Kota Petra di Yordania dikenal sebagai setting dari film, Indiana Jones dan Perang Salib Terakhir. Ini juga salah satu dari 7 keajaiban dunia yang baru, dan sangat mudah untuk melihat mengapa arsitektur termasuk yang paling canggih yang pernah dilihat. Dibangun ke dalam lereng Gunung Hor, Petra berkembang selama zaman Romawi, tetapi tidak diketahui oleh dunia barat sampai 1812 ketika ditemukan oleh penjelajah Swiss, Johann Ludwig Burckhardt. Lebih dari 800 monumen individu dapat dilihat di Petra, termasuk makam,tempat mandi, ruang pemakaman dan kuil.
2. Al-Hijr, Saudi Arabia 
 

Di antara situs paling terkenal Arab Saudi arsitektur adalah Al Hijr, juga dikenal sebagai Madain Saleh. Bagian depan tempat tinggal di Al Hijr telah diukir di gunung batu pasir kadang-kadang di milenium kedua SM. Al Hijr – yang secara harfiah berarti ‘tempat berbatu’ – diyakini telah dihuni oleh Nabataeans dan Tsamud. Ini fitur sumur air, makam monumental awet, prasasti dan gambar gua.

3. Rock-Hewn Churches of Lalibela, Ethiopia
 

struktur paling menakjubkan diukir dari batu adalah gereja-gereja Lalibela, Ethiopia. 11 batu dipahat gereja masing-masing telah diukir dari satu blok granit dengan atap yang di permukaan tanah. Abad ke-12 Raja Lalibela ditugaskan gereja-gereja dengan tujuan menciptakan Yerusalem Baru bagi mereka yang tidak bisa membuat ziarah ke kota aslinya. Setiap gereja diciptakan oleh mengukir parit lebar di keempat sisi batu dan kemudian dengan susah payah memahat keluar interior. Yang terbesar di antara mereka berdiri setinggi 40 meter.
4. Abu Simbel Nubian Monuments, Egypt 
 

Empat kolosal patung kuno Mesir Firaun Ramses II penjaga pintu Abu Simbel, sebuah candi dipotong dari tebing batu pasir di atas Sungai Nil. Ditugaskan oleh Ramses sendiri, candi menghadap ke timur sehingga dua kali setahun, sinar matahari mencapai ke dalam tempat kudus terdalam, menerangi patung Ptah, Amun-Re, Ramses II dan Re-Horakhty. Kompleks dipindahkan seluruhnya dari pengaturan aslinya pada tahun 1960 untuk menghindari banjir ketika Danau Nasser telah dibuat.
5. Goa Gajah, Elephant Cave Temple, Bali 

Gojah goa, Goa Gajah , merupakan salah satu situs Bali yang paling historis signifikan. Gua tampaknya sebagian hancur oleh bencana alam lama, dan tidak terdeteksi selama berabad-abad sampai sebuah tim arkeolog Belanda menemukannya pada tahun 1923. Pemikiran telah dibangun pada abad ke 11, Goa Gojah fitur patung dipengaruhi oleh Hindu dan Budha dan berisi ruang meditasi rahasia bagi para imam atau pertapa. Dua kolam renang mandi tradisional di luar gua mengandung air dikatakan memiliki sifat magis.
6. Cappadocia Cave Houses, Turkey 
 
Cappadocia adalah salah satu dari 73 provinsi saat Republik Turki, dan memiliki salah satu pemandangan paling aneh dan menarik di dunia. Tanah, batu kerdil fitur formasi batuan tufa ‘vulkanik aneh disebut sebagai’ Fairy Chimneys ‘serta kota-kota bawah tanah kompleks dan bangunan dipotong dari’ tufa ‘lembut. Banyak dari mereka adalah gereja, dengan kolom dan lengkungan menghias wajah batu dari sepotong dinyatakan alami dari batu.
7. Ancient Rock City of Matera, Italy 
 
Di kota Matera batuan kuno di Italia barat daya, orang tinggal di rumah yang sama persis bahwa nenek moyang mereka tidak 9.000 tahun yang lalu. Matera diciptakan dari jurang berbatu dan gua-gua alam yang banyak di daerah tersebut – disebut ‘Sassi di Matera’ – adalah rumah pertama dari penduduk Neolitik di wilayah tersebut. Gua menciptakan labirin rumah, dan itu hampir mustahil untuk membedakan formasi batuan alam dari arsitektur kuno. Rumah-rumah tampaknya tumbuh dari batu dengan cara organik, menciptakan sedikit dari objek wisata dari apa yang pada pertengahan abad ke-20 sebuah kota hantu. Matera adalah terutama pengaturan untuk film Mel Gibson “The Passion dari Kristus ‘.
8. Yungang Grottoes, China 

Para Grottoes Yungang dari Datong di propinsi Shanxi Cina terdiri dari 53 gua dan 51.000 patung, dan adalah salah satu contoh China yang paling indah seni gua. Menara raksasa Buddha atas pengunjung yang angin melalui gua melihat banyak patung di dalamnya. Sebagian besar karya seni yang pernah di dalam gua-gua itu dicuri di awal abad 20 dan bangunan candi kayu yang dilindungi sekali gua-gua terbakar habis. Jadi, situs ini sekarang sangat membutuhkan perlindungan dan telah bernama sebuah situs warisan dunia UNESCO.